PENANGANAN TROUBELSHOOTING PADA SOFTWARE
Sering kali komputer yang sudah lama dipakai akan semakin lambat kinerjanya, atau malah sering "hang". Ada banyak hal yang menyebabkan keadaan seperti ini. Antara lain disebabkan hal-hal sebagai berikut.
1. Komputer Menjalankan Banyak Software Sekaligus
Kemampuan untuk mengerjakan tugas ganda sekaligus (multitasking) pada komputer rnernang harapan dari pengguna dan pembuat komputer dengan sistem operasinya. Tugas ganda tersebut dapat berupa memonitor virus yang masuk ke komputer, mengerjakan tugas-tugas olah kata, olah angka, olah grafis, dan sebagainya.
Jumlah tugas komputer yang dikerjakan pada saat yang sama dapat dilihat dengan beberapa cara dan perangkat lunak yang ada. Pada sistem operasi yang masih menggunakan batch file, jumlah software yang dijalankan pada saat komputer dihidupkan dapat dilihat pada file autoexec.bat. Pada komputer dengan sistem operasi Microsoft Windows, jumlah software yang dijaiankan komputer saat dihidupkan dapat dilihat pada Startup-nya. Startup ini dapat diketahui dengan mengklik: Start - Programs - Startup, atau melalui Run: msconfig, pilih tab Startup. Pada Windows XP, software yang dijalankan komputer dapat dilihat melalui Windows Task Manager, yang dapat diaktifkan dengan menekan tombol CtrI+AIt+Del sekaligus. Untuk meningkatkan kinerja komputer, software yang tidak diperlukan dapat tidak dinonaktifkan dari autoexec.bat. Startup, atau Windows Task Manager.
2. Setting Software Berubah dari Kondisi Optimalnya
Software, baik aplikasi maupun sistem operasi kebanyakan dibuat untuk memenuhi kebutuhan para pengguna. Software yang demikian biasanya menyediakan fasilitas Customize atau kastemisasi dan Options.
Seseorang yang sudah berpengalaman dalam melakukan instalasi dan menggunakan program, biasanya tahu setting yang optimal software. Biasanya setting yang dibuat otomatis saat instalasi software merupakan setting optimalnya: Tetapi karena pengguna mungkin kurang puas atau ingin mencoba-coba melakukan kastemisasi, akibatnya bisa memperlambat kinerja komputer. Perubahan setting software juga dapat terjadi karena virus. Komputer yang tersambung ke internat tanpa pengamanan yang baik seringkali mengalami hal seperti ini.
Untuk mengatasi perubahan setting software yang tidak diinginkan, sekarang telah tersedia software yang bisa mengembalikan sistem ke kondisi awalnya (roll back). Deep Freeze dan Drive Va cine banyak digunakan di laboratorium komputer untuk mempertahankan setting dari kesalahan pengguna, baik yang disengaja atau tidak, dan dari serangan virus. Dengan dipasang software roll back tersebut, maka setiap perubahan setting software bersifat sementara, dan akan kembali lagi setelah komputer di-restart. Perubahan bisa bersifat permanen jika software roll back di-disable terlebih dahulu oleh petugas yang mengetahui password dari software tersebut.
3. Serangan Virus
Saran yang dapat digunakan untuk menangkal virus komputer adalah:
a. Bekerja dengan satu komputer saja.
b. Jika diperlukan transfer data dengan disket, periksalah dulu disket tersebut untuk memastikan bahwa tidak terdapat program virus di dalamnya.
c. Gunakan program-program antivirus yang banyak dijual di pasaran seperti Norton Antivirus, McAfee Antivirus, dan sebagainya.
d. Jika komputeryang biasa kita gunakan baru saja dipakai orang lain, matikan dahulu komputer tersebut untuk beberapa saat, baru dihidupkan kembali. Atau bisa juga dengan menekan tombol reset, dengan begitu program yang residen di dalam memori komputer akan hilang.
e. Jangan lakukan CtrI+AIt+Del, karena cara ini tidak akan menghapus memori yang ada.
